Kamis, 08 Maret 2018

Make Up dan Cerita Tentangnya

Kisah ini tentang empat orang wanita, mari aku ceritakan satu-satu.

Wanita pertama menyukai make up, tapi ia tidak mau orang-orang tahu kalau ia memakainya. Ia ingin terlihat cantik natural dan sebisa mungkin ia menutupi kenyataan kalau diam-diam ia memakainya.

Setiap pagi, dengan usaha yang maksimal ia sudah menyiapkan diri. Mencuci muka, memakai moisturizer, sunscreen, dan sesedikit mungkin bedak supaya tak terlihat ia memakai make up. Ditambah dengan lip gloss natural agar bibirnya tak terlalu pucat.

Di depan orang-orang ia selalu mengatakan, "Aduh penampilan aku gimana? Kayak orang bangun tidur banget gak? Soalnya tadi aku buru-buru gak sempet ngapa-ngapain." berharap agar orang-orang menjawab, "Ih engga kok, kamu bangun tidur gak dandan juga udah cantik."

Kenyataannya jika ia pergi ke luar dengan penampilannya saat baru bangun tidur, orang akan kabur.

Wanita kedua sangat sangat cinta dengan make up. Kemanapun dimanapun ia selalu memakainya. Kecintaannya dengan makeup sudah tak bisa diragukan lagi. Dan ia tidak pura-pura seperti wanita pertama, ia memberitahu semua orang bahwa ia menyukai dan mencintai make up dengan selalu memakainya terang-terangan.

Masalahnya, rasa cinta itu berubah menjadi cemas. Cemas jika lupa membawa make up, cemas jika ia tidak memakainya, cemas jika orang melihatnya tanpa make up. Ia tidak mau orang-orang melihat wajah polosnya.

Wanita ketiga juga menyukai make up. Ia selalu memakainya dengan rasa percaya diri. Kadang juga ia dandan di depan banyak orang.

Dan wanita ini tidak masalah jika orang-orang melihat wajah polosnya. Saat ada yang mengatakan, "Eh kamu kalau lagi gak pake lipstick kayak yang lagi sakit," ia tidak terlalu mempermasalahkannya. Toh emang benar wajahnya tanpa make up tidak secerah saat ia pakai make up. Intinya, ia tidak peduli komentar orang.

Wanita keempat sebenarnya menyukai make up, tapi ia tidak percaya diri. Ia takut wajahnya aneh kalau ia memakainya. Oleh karena itu ia selalu bertanya setelah memakai make up, "eh liat deh ini lipstick aku gimana? Aneh gak? Meleber gak? Duh jelek yah aku pake ini." lalu ia pergi ke kamar mandi untuk menghapus riasannya.

Esoknya hal itu akan terulang lagi. Ia mencoba memakai make up, sangat lama berada di depan cermin untuk mematut diri. Namun saat ia ke luar ke hadapan orang-orang ia menjadi tidak percaya diri dan menghapusnya kembali.

Begitulah cerita-cerita tentang make up, berbeda sifat, berbeda pemaknaan namun sama-sama ingin terlihat cantik.

08/03/2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar